Definisi Public Relation (PR) | Suicide
Salah satu tugas dari Public relation atau biasa disingkat dengan PR adalah menjaga citra perusahaan agar tetap baik dimata masyarakat luas. Akan tetapi bagaimana dengan PR yang dianggap justru menurunkan atau merusak citra perusahaannya sendiri melalui statement/kegiatan/tindakan PR di perusahaan tersebut? Inilah yang dimaksud dengan “ PR Suicide / bunuh diri “.
Kasus PR “suicide“ yang pernah menjadi berita hangat selama beberapa pekan adalah Prita vs Rumah sakit Omni. Berita ini meluas sejak PR Rumah sakit Omni mengambil langkah untuk membawa kasus ini ke ranah hukum dan menuntut Prita atas tuduhan pencemaran nama baik. Dalam kasus ini rumah sakit Omni memiliki kemungkinan besar untuk menang, namun setelah dipublikasikan oleh kalangan media, masyarakat bersimpati terhadap Prita dan berbalik menyalahkan pihak Rumah sakit Omni.
Dari kasus di atas terlihat jelas bahwa PR rumah sakit Omni telah melakukan tindakan “suicide“ yang merusak citra perusahaannya sendiri dan menyebabkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Hal ini merusak citra rumah sakit Omni di mata masyarakat.
Kasus kedua tentang PR “suicide” adalah kasus salah satu artis terkenal yang membuat statement yang kurang sopan menggunakan salah satu situs jaringan sosial. Hal ini akan merusak citra dia sebagai seorang artis. Dan menurunkan nilai artis tersebut di mata masyarakat.
Dari kedua kasus di atas kita bisa melihat betapa pentingnya statement/kegiatan/tindakan PR. Masyarakat saat ini jauh lebih kritis dan sensitif serta mudah mendapatkan informasi. Hal ini menunjukan bahwa perusahaan kita harus lebih berhati – hati membuat statement/kegiatan/tindakan PR. Perlu kita ingat bahwa harga yang harus dibayar untuk kerusakan citra perusahaan/individu sangat mahal serta butuh waktu lama untuk melakukan rebranding agar citra perusahaan/ individu kembali positif.
Fatmawati







